Senin, 25 Juni 2012

Hati Ayah itu sgt lah baik , walau ia di nomor dua kan



Buat para cewek neh !!


DIBALIK HATI SEORANG AYAH ,.

Biasanya, bagi
seorang anak
perempuan yang sudah dewasa, yang
sedang bekerja
diperantauan, yang
ikut suaminya
merantau di luar
kota atau luar negeri, yang sedang
bersekolah atau
kuliah jauh dari
kedua orang
tuanya.....
Akan sering merasa kangen sekali
dengan Mamanya.
Lalu bagaimana
dengan Ayah?
Mungkin karena
Mama lebih sering menelepon untuk
menanyakan
keadaanmu setiap
hari,
tapi tahukah kamu,
jika ternyata Ayah- lah yang
mengingatkan Mama
untuk menelponmu?
Mungkin dulu
sewaktu kamu kecil,
Mama-lah yang lebih sering mengajakmu
bercerita atau
berdongeng,
tapi tahukah kamu,
bahwa sepulang
Ayah bekerja dan dengan wajah lelah
Ayah selalu
menanyakan pada
Mama tentang
kabarmu dan apa
yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu
masih seorang anak
perempuan kecil......
Ayah biasanya
mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Ayah
mengganggapmu
bisa, Ayah akan
melepaskan roda
bantu di sepedamu... Kemudian Mama
bilang : "Jangan dulu
Ayah, jangan dilepas
dulu roda
bantunya" ,
Mama takut putri manisnya terjatuh
lalu terluka....
Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Ayah dengan
yakin akan
membiarkanmu, menatapmu, dan
menjagamu
mengayuh sepeda
dengan seksama
karena dia tahu putri
kecilnya PASTI BISA. Pada saat kamu
menangis merengek
meminta boneka
atau mainan yang
baru, Mama
menatapmu iba. Tetapi Ayah akan
mengatakan dengan
tegas : "Boleh, kita
beli nanti, tapi tidak
sekarang"
Tahukah kamu, Ayah melakukan itu
karena Ayah tidak
ingin kamu menjadi
anak yang manja
dengan semua
tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit
pilek, Ayah yang
terlalu khawatir
sampai kadang
sedikit membentak dengan berkata :
"Sudah di bilang!
kamu jangan minum
air dingin!".
Berbeda dengan
Mama yang memperhatikan dan
menasihatimu
dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu
Ayah benar-benar
mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah
beranjak remaja....
Kamu mulai
menuntut pada
Ayah untuk dapat izin keluar malam,
dan Ayah bersikap
tegas dan
mengatakan: "Tidak
boleh!".
Tahukah kamu, bahwa Ayah
melakukan itu
untuk menjagamu?
Karena bagi Ayah,
kamu adalah sesuatu
yang sangat - sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu
marah pada Ayah,
dan masuk ke kamar
sambil membanting
pintu... Dan yang datang
mengetok pintu dan
membujukmu agar
tidak marah adalah
Mama....
Tahukah kamu, bahwa saat itu Ayah
memejamkan
matanya dan
menahan gejolak
dalam batinnya,
Bahwa Ayah sangat ingin mengikuti
keinginanmu, Tapi
lagi-lagi dia HARUS
menjagamu?
Ketika saat seorang
cowok mulai sering menelponmu, atau
bahkan datang ke
rumah untuk
menemuimu, Ayah
akan memasang
wajah paling cool sedunia.... :')
Ayah sesekali
menguping atau
mengintip saat kamu
sedang ngobrol
berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu,
kalau hati Ayah
merasa cemburu?
Saat kamu mulai
lebih dipercaya, dan Ayah melonggarkan
sedikit peraturan
untuk keluar rumah
untukmu, kamu
akan memaksa
untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang
dilakukan Ayah
adalah duduk di
ruang tamu, dan
menunggumu pulang dengan hati
yang sangat
khawatir...
Dan setelah perasaan
khawatir itu
berlarut - larut... Ketika melihat putri
kecilnya pulang larut
malam hati Ayah
akan mengeras dan
Ayah
memarahimu.. . Sadarkah kamu,
bahwa ini karena hal
yang di sangat
ditakuti Ayah akan
segera datang?
"Bahwa putri kecilnya akan segera
pergi meninggalkan
Ayah"
Setelah lulus SMA,
Ayah akan sedikit
memaksamu untuk menjadi seorang
Dokter atau
Insinyur.
Ketahuilah, bahwa
seluruh paksaan
yang dilakukan Ayah itu semata -
mata hanya karena
memikirkan masa
depanmu nanti...
Tapi toh Ayah tetap
tersenyum dan mendukungmu saat
pilihanmu tidak
sesuai dengan
keinginan Ayah
Ketika kamu
menjadi gadis dewasa....
Dan kamu harus
pergi kuliah dikota
lain...
Ayah harus
melepasmu di bandara.
Tahukah kamu
bahwa badan Ayah
terasa kaku untuk
memelukmu?
Ayah hanya tersenyum sambil
memberi nasehat ini
- itu, dan
menyuruhmu untuk
berhati-hati. .
Padahal Ayah ingin sekali menangis
seperti Mama dan
memelukmu erat-
erat.
Yang Ayah lakukan
hanya menghapus sedikit air mata di
sudut matanya, dan
menepuk pundakmu
berkata "Jaga dirimu
baik-baik ya
sayang". Ayah melakukan itu
semua agar kamu
KUAT...kuat untuk
pergi dan menjadi
dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk
membiayai uang
semester dan
kehidupanmu, orang
pertama yang
mengerutkan kening adalah Ayah.
Ayah pasti berusaha
keras mencari jalan
agar anaknya bisa
merasa sama dengan
teman-temannya yang lain.
Ketika
permintaanmu
bukan lagi sekedar
meminta boneka
baru, dan Ayah tahu ia tidak bisa
memberikan yang
kamu inginkan...
Kata-kata yang
keluar dari mulut
Ayah adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin
Ayah, Ia sangat
ingin mengatakan
"Iya sayang, nanti
Ayah belikan untukmu".
Tahukah kamu
bahwa pada saat itu
Ayah merasa gagal
membuat anaknya
tersenyum? Saatnya kamu
diwisuda sebagai
seorang sarjana.
Ayah adalah orang
pertama yang berdiri
dan memberi tepuk tangan untukmu.
Ayah akan
tersenyum dengan
bangga dan puas
melihat "putri
kecilnya yang tidak manja berhasil
tumbuh dewasa, dan
telah menjadi
seseorang"
Sampai saat seorang
teman Lelakimu datang ke rumah
dan meminta izin
pada Ayah untuk
mengambilmu
darinya.
Ayah akan sangat berhati-hati
memberikan izin..
Karena Ayah tahu.....
Bahwa lelaki itulah
yang akan
menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya....
Saat Ayah
melihatmu duduk di
Panggung Pelaminan
bersama seseorang Lelaki yang di
anggapnya pantas
menggantikannya,
Ayah pun
tersenyum
bahagia.... Apakah kamu
mengetahui, di hari
yang bahagia itu
Ayah pergi
kebelakang
panggung sebentar, dan menangis?
Ayah menangis
karena ayah sangat
berbahagia,
kemudian Ayah
berdoa.... Dalam lirih doanya
kepada Tuhan, Ayah
berkata: "Ya Allah
tugasku telah selesai
dengan baik....
Putri kecilku yang lucu dan kucintai
telah menjadi wanita
yang cantik....
Bahagiakanlah ia
bersama suaminya..."
Setelah itu Ayah hanya bisa
menunggu
kedatanganmu
bersama cucu-
cucunya yang
sesekali datang untuk menjenguk...
Dengan rambut yang
telah dan semakin
memutih....
Dan badan serta
lengan yang tak lagi kuat untuk
menjagamu dari
bahaya....
Ayah telah
menyelesaikan
tugasnya.... Ayah, papa Bapak,
atau Abah kita...
Adalah sosok yang
harus selalu terlihat
kuat...
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk
tidak menangis...
Dia harus terlihat
tegas bahkan saat
dia ingin
memanjakanmu. . Dan dia adalah yang
orang pertama yang
selalu yakin bahwa
"KAMU BISA" dalam
segala hal..
Ayah... your the best !!! :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar